Demo Blog
Tampilkan postingan dengan label E-Learning. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label E-Learning. Tampilkan semua postingan

E-Dukasi.NET

by Rahmatia Fitri on Nov.22, 2009, under












E-dukasi .Net adalah portal pendidikan yang menyediakan bahan belajar dan fasilitas komunikasi antar komunitas pendidikan. Portal ini berisi bahan belajar, wahana aktifitas komunitas dan info pendidikan. Manfaat portal e-dukasi.net antara lain :

1. Sumber belajar dan informasi pendidikan
2. Sarana komunikasi serta kolaborasi
3. Wahana berbagi informasi
0 komentar more...

Melalui Teknologi Informasi Provinsi Termuda Membuka Jendela Dunia

by Rahmatia Fitri on Nov.22, 2009, under

MAMUJU - Sulawesi Barat adalah provinsi pengembangan provinsi Sulawesi Selatan. Secara administratif, provinsi Sulawesi Barat terbagi menjadi 5 kabupaten (Polmas, Majene, Mamasa dan Mamuju Utara) dengan Mamuju sebagai ibukota provinsi. Luas wilayah kabupaten Mamuju sebelum dimekarkan adalah 11.057,81 km². Jumlah penduduk di kabupaten ini sebanyak 296.229 jiwa.

Dari Makasar naik pesawat jenis ATR 72-500 menuju Mamuju akan terlihat pemandangan Sulawesi Barat dari udara yang sangat indah dan kita akan mendarat di bandara Tanpa Padang di kecamatan Kaluku. Pemandangan alamannya dalam perjalanan dari bandara menuju kota Mamuju tak kalah menariknya dengan waktu tempuh kurang lebih 45 menit.


Sebagai provinsi termuda bagai mutiara yang belum dipoles, Mamuju tidak ingin tertinggal dengan provinsi lainnya terlebih di dunia pendidikan, terlebih dalam pemanfaatan TIK untuk pembelajaran. Baru-baru ini tanggal 26 sampai dengan 29 April 2010 bertempat di Wisma Wisata 45 diselenggarakan Kegiatan Workshop Produksi Media Pembelajaran Berbasis TIK yang diikuti oleh 30 orang peserta dari setiap kabupaten 6 orang peserta dari tinggkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK ujar ketua panitia Ibu Arnidah,S.Pd.
Adapun maksud diselenggarakan kegiatan tersebut menurut Kepala UPTD BPTKP Dinas Diknas Prov Sulawesi Barat Bapak Drs. Wahyu “Untuk meluruskan pemahaman guru mengenai pemanfaatan prangkat TIK untuk pembelajaran sehingga proses pembelajaran yang diberikan guru lebih menarik, menyenangkan, inovatif dan lebih aktual sesuai dengan tujuan pembelajaran”.
Penguasaan terhadap teknologi informasi dan komunikasi menjadi sangat urgen sebagai variasi-variasi metode dan media pembelajaran dalam penyampaian materi pembelajaran. Semoga acara tersebut sebagai jendela untuk mengintip dunia luar. (Aryo)
Sumber : http://jardiknas.depdiknas.go.id/
0 komentar more...

Nahkoda baru BPMR Yogyakarta... 'Ikuti saya jika benar, Slentik saya jika salah'

by Rahmatia Fitri on Nov.22, 2009, under

YOGYAKARTA - Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional (Pustekkom Kemendiknas), secara resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan Balai Pengembangan Media Radio (BPMR) Yogyakarta, kepada Drs. Aristo Rahadi, M.Pd menggantikan Bachtiar E. Marpaung, S.E, M.Si yang telah purna tugas sejak bulan Februari 2010. Acara tersebut berlangsung di Ruang Sidang BPMR pada hari Jumat (30/4), dan dihadiri Kepala Pustekkom Kemendiknas, Ir. Lilik Gani H.A, M.Sc, Ph.D.
“Pergantian ini merupakan penyegaran di lingkungan BPMR sebagai unit Pustekkom,” tutur Lilik Gani saat memberikan sambutan di acara Pertemuan dalam Rangka Penunjukan Drs. Aristo Rahadi, M.Pd. selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPMR Yogyakarta. Lilik menambahkan, saat ini Pustekkom sedang melakukan penataan ulang dari mulai fungsi, kelembagaan, organisasi hingga perbaikan sumber daya manusianya. Tidak menutup kemungkinan, jika nanti dengan adanya pemimpin baru ini, penataan ulang akan terjadi di BPMR.

Sedangkan Drs. Aristo Rahadi M.Pd. dalam sambutannya mengatakan, seluruh karyawan BPMR adalah kolega dan harus mampu bekerja sama secara maksimal, agar tujuan membesarkan BPMR dapat tercapai.

“Sedikit mengutip dari Umar bin Khatab, 'ikuti jika saya benar dan slentik jika saya salah'. Sebaris kalimat tersebut merupakan pedoman saya dalam menjalankan tugas di BPMR," terang Aristo.

Aristo menambahkan, tidak ada pekerjaan yang sulit, ketika semua karyawan saling bekerja sama dalam mengemban tugas negara.

Dalam kesempatan yang sama, mantan Kepala BPMR Yogyakarta Bachtiar E. Marpaung, S.E, M.Si., turut memberikan pesan bagi warga BPMR agar lebih serius menangani amanah yang diberikan Kementerian Pendidikan Nasional.

“Masih banyak PR yang harus dikerjakan kawan-kawan di BPMR. Selama saya menjabat, masih banyak kekurangan dalam membesarkan BPMR yang memiliki unit pengelolaan teknologi berupa radio. Hal tersebut dikarenakan kita masih ada keterbatasan dalam mengelola,” tutur Bachtiar.

Menurut Bachtiar, keterbatasan ini merupakan tantangan yang harus dihadapi dengan motivasi tinggi. “Saya berharap pergantian pemimpin di BPMR lebih mampu menghidupkan Radio Edukasi, sebagai salah satu unit pengelolaan teknologi di jalur pendidikan,” pungkasnya.

sumber: http://www.radioedukasi.com
0 komentar more...

"Software" Pendidikan Indonesia Mendunia

by Rahmatia Fitri on Nov.22, 2009, under

Peranti lunak (software) pendidikan sains dan matematika dari PT Pesona Edukasi, yang murni buah karya anak bangsa, mampu menembus pasar global. Bahkan, PT Pesona Edukasi terpilih menjadi satu dari sembilan partner Microsoft tingkat dunia untuk mengisi materi teknologi baru Microsoft untuk pendidikan MultiPoint Mouse.

Ananta Gondomono, Academic Program Manager PT Microsoft Indonesia, di Jakarta, Selasa (4/5/2010), mengatakan, muatan pendidikan yang diciptakan PT Pesona Edukasi itu diunggah di situs web Microsoft sehingga bisa diakses secara global dan gratis. Microsoft mengembangkan teknologi MultiPoint Mouse itu untuk mengatasi kesenjangan penggunaan teknologi informasi di dunia pendidikan.

Menurut Ananta, di ruang kelas yang memiliki komputer (PC) yang terbatas, kini komputer bisa digunakan secara bersama-sama oleh siswa. Yang sudah diuji coba bisa dipakai 20 siswa secara bersamaan.

Teknologi Windows® MultiPoint™ Mouse adalah rekayasa pemrograman komputer yang memungkinkan satu layar komputer dapat diakses sampai lebih dari 30 mouse sekaligus. Satu komputer dapat digunakan oleh 30 anak dalam satu kelas dengan setiap anak menggunakan mouse untuk menjalankan aplikasi secara bersama-sama.

Manfaat dari penggunaan teknologi ini adalah memberi kesempatan kepada anak untuk berkolaborasi dalam menjalankan satu program atau berkompetisi satu dengan yang lain. Aplikasi yang diberi nama Amazing Concert ini dapat diunduh secara gratis di http;//www.microsoft.com/multipoint/mouse-sdk/showcase.aspx.

Hary Candra, Marketing Director PT Pesona Edukasi, menjelaskan, PT Pesona Edukasi mengembangkan peranti lunak Amazing Concert sebagai satu aplikasi peranti lunak pendidikan "bermain musik bersama". Selain itu, ada juga DigiCarnival, yakni peranti lunak belajar matematika dengan topik mengurutkan angka, dan Monkey Rescue, yakni peranti lunak belajar bahasa dan pengetahuan umum yang dikemas seperti permainan hangman.

Bambang Juwono, Managing Director PT Pesona Edukasi, berharap melalui peranti ini anak-anak di seluruh dunia, termasuk anak-anak Indonesia, dapat menikmati kegembiraan dalam kebersamaan sehingga melalui seni dan teknologi mereka dapat belajar hidup bersama, (Jakarta, Kompas.com; Rabu, 5 Mei 2010).
0 komentar more...

'E-Government' antara Harapan dan Tantangan

by Rahmatia Fitri on Nov.22, 2009, under

JAKARTA - Pagelaran seminar sehari tentang “MANAJEMEN KINERJA TERPADU UNTUK SISTEM DAN EVALUASI (Reformasi Birokrasi OF INDONESIA)” diselenggarakan oleh BPKP dan KOICA(Korea International Cooperation Agency/KPC (Korea Productivity Center) pada tanggal 6 Mai 2010 di hotel Nikko Jakarta. Bertujuan Meningkatkan kopetensi inovasi pelayanan publik, Menjalin persahabatan dan kerjasama antara Indonesia dan Korea, Meningkatkan kerjasama antar kementrian dalam reformasi birokrasi, yang dihadiri tidak kurang dari 150 Orang dari perwakilan 12 Bandan/Kementerian (MENPAN, SETNEG BAPPENAS, LAN, KEJAGUNG, KPK, BKN ,KEMDAGRI, KEMKUMHAM, KEMLU, KEMDIKNAS, dan BPKP).

Acara ini didominasi pembicara dari Korea yaitu ;
1. Dr. Yong Shik Kim (PM) KPC membawakan materi “Project Progress Report and Workshop Overview”,
2. Dr. Jin Park, KDI School “Lessons from Korea's e-Government Driving Force”,
3. Dr. Myung Jae Moon,Yonsei University “E-government and Performance Management: The On-Nara Business Process System in Korea”,
4. Dr. Jin Wook Choi, Korea University “e-Government and Public Service Delivery in Korea”
5. Dan satu-satunya pembicara dari Indonesia Pak Tahria Director General of IT, BPKP “Integrated Performance Management for the Future”.
Melalui tanya jawab terungkap semua peserta menyadari bahwa penerapan e- e-Government di Indonesia masih sulit di lakukan karena di setiap kementrian berjalan sendiri-sendiri dan tidak terintegrasi, ditambah permasalahan klasik mengenai bandwidth, seperti ungkapan Bapak Iwan dari BKN “ Data di Indonesia banyak dan ada dimana-mana, sementara bila diperlukan dan dicari dimana-mana tidak ada”, sementara Pak Tahria dalam menjawab pertanyaan peserta yang menanyakan mengenai mahalnya sewa bandwidth beliau mengungkapkan “ Saatnya kita perlu satelit baru yang berfungsi menyediakan bandwidth khusus untuk pemerintahan agar masalah sewa bandwidth tidak terulang lagi”.

Dan waktu implementasinya jangan terjadi loncatan teknologi yang terlalu jauh karena ini akan menjadi loncatatan budaya juga. Menurut Jin-Wook Choi Department of Public Administration Korea University “Kunci sukses e-Government; Kepemimpinan yang kuat dan Dedikasi, Investasi jangka panjang Perencanaan dan Perancangan Strategi, Sosialisasi Publik, Belajar dan Berbagi, dan mencontoh kepada negara yang sudah berhasil menjalankan e-Government”.
Sudah saat Indonesia sebagai negara kepulauan yang terdiri 17.504 pulau, 7.870 di antaranya telah mempunyai nama, sedangkan 9.634 belum memiliki nama disatukan dengan ICT bukan lagi disatukan dengan laut. Agar jamrud katulistiwa tidak beserakan, dan teruntai bagaikan sebuah kalung jamrud selain sedap dipandang juga nyaman untuk digunakan.

Sumber : http://jardiknas.depdiknas.go.id/
0 komentar more...

Metode Pembelajaran Melalui Internet

by Rahmatia Fitri on Nov.22, 2009, under

Pembelajaran berbasis internet bagi siswa sekolah dasar sudah seharusnya mulai dikenalkan. Untuk itu para guru hendaknya sudah tahu lebih dahulu tentang dunia internet sebelum menerapkan pembelajaran tersebut pada siswa. Persiapan yang tak kalah pentingnya yaitu sarana komputer. Tentu saja dalam hal ini hanya dapat diterapkan di sekolah-sekolah yang mempunyai fasilitas komputer yang memadai. Walaupun sebenarnya dapat juga diusahakan oleh sekolah yang tidak mempunyai fasilitas komputer misalnya dengan mendatangi warnet sebagai patner dalam pembelajaran tersebut.

Setelah semua perangkat untuk pembelajaran siap, guru mulai melakukan pembelajaran dengan menggunakan sumber belajar internet. Bagi siswa sekolah dasar tentu saja akses-akses yang ringan yang berkaitan dengan mata pelajaran yang diajarkan. Disinilah kepiawaian seorang guru ditampilkan dalam mendampingi, membimbing dan mengolah metode pembelajaran agar tujuan pembelajaran yang diharapkan tercapai.

Beberapa metode yang dapat dilakukan oleh guru, diantaranya: diskusi, demonstrasi, problem solving, inkuiri, dan descoveri. Guru memberikan topik tertentu pada siswa, kemudian siswa mencari hal-hal yang berkaitan dengan hal tersebut dengan mencari (down load) dari internet. Guru juga dapat memberikan tugas-tugas ringan yang mengharuskan siswa mengakses dari internet, suatu misal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia siswa dapat mencari karya puisi atau cerpen dari internet. Siswa juga dapat belajar dari internet tentang hal-hal yang up to date yang berkaitan dengan pengetahuan. Guru memberi tugas pada siswa untuk mencari suatu peristiwa muthakir dari internet kemudian mendiskusikannya di kelas, lalu siswa menyusun laporan dari hasil diskusi tersebut.

Metode-metode tersebut dapat dilakukan guru dengan model-model pembelajaran yang bervariasi sehingga siswa semakin senang, tertarik untuk mempelajarinya sehingga proses pembelajaran tersebut menjadi pembelajaran yang bermakna. Dengan pembelajaran berbasis internet diharapkan siswa akan terbiasa berpikir kritis dan mendorong siswa untuk menjadi pembelajar otodidak. Siswa juga akan terbiasa mencari berbagai informasi dari berbagai sumber untuk belajar. Pembelajaran ini juga mendidik siswa untuk bekerjasama dengan siswa lain dalam kelompok kecil maupun tim. Satu hal lagi yang tidak kalah pentingnya yaitu dengan pembelajaran berbasis internet pengetahuan dan wawasan siswa berkembang, mampu meningkatkan hasil belajar siswa, dengan demikian mutu pendidikan juga akan meningkat..
0 komentar more...

Sekolah Online

by Rahmatia Fitri on Nov.22, 2009, under

Pengertian Sekolah online adalah satu portal berbasis web yang dibuat oleh Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Telkom yang menampilkan informasi seputar sekolah mulai dari SD sampai dengan SMU tentang profil, aktifitas yang dilakukan dan manajemen sekolah.

Tujuan
1. Memberikan wadah bagi sekolah untuk menampilkan profil dan informasi aktifitas sekolah melalui media internet
2. Memberikan wadah komunikasi melalui internet antar sekolah untuk saling tukar menukar informasi yang berguna untuk mempercepat peningkatan kompetensi sekolah masing-masing.
3. Optimalisasi content jardiknas melalui media schoolnet yang sudah dideliver ke sekolah-sekolah di jawa timur
Ruang lingkup
Anggota yang tergabung di komunitas sekolah online adalah semua sekolah mulai dari tingkat SD sampai dengan SMU baik negeri maupun swasta yang ada di wilayah Jawa Timur.

Benefit (Manfaat)
1. Sekolah yang tergabung di dalam komunitas school net dapat menampilkan profil sekolahnya (media promosi) untuk menarik siswa masuk ke sekolahnya.
2. Sekolah dapat melihat informasi tentang kegiatan dan fasilitas sekolah lain sehingga dapat melakukan upaya meniru / pengembangan di sekolahnya supaya tidak tertinggal dari sekolah lainnya
3. Sekolah secara real time dapat berkomunikasi dengan sekolah lain untuk tukar/menukar informasi

Isi (content)
1. Informasi berita sekolah yang up to date
2. Kalender of event Sekolah / Dinas Pendidikan Propinsi Jatim
3. Forum Diskusi
4. Sponsorship dan informasi Beasiswa
5. Try out / Quiz online
6. Buku tamu
7. Informasi tiap sekolah meliputi :
a. Profil setiap sekolah yang bergabung dilengkapi dengan gambar
b. Fasilitas tiap sekolah dilengkapi dengan gambar
c. Kegiatan setiap sekolah dilengkapi dengan gambar
d. Sistem Pesan
e. Pustaka maya
0 komentar more...

Depdiknas Perkenalkan TI Bagi Penyandang Kebutuhan Khusus

by Rahmatia Fitri on Nov.22, 2009, under

Memperkenalkan TI sedini mungkin bagi anak-anak Indonesia, terutama kepada mereka yang memiliki kebutuhan khusus, rupanya menjadi ambisi dari Eko Djatmika Sukarso, Direktur Pendidikan SLB, Departemen Pendidikan Indonesia.
Hal ini disampaikan pada pertemuan konferensi pers Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Pendidikan Sekolah Luar Biasa dengan IBM, hari ini.

Sukarso menuturkan bahwa baginya TI merupakan pintu pendorong kemajuan bangsa. Ia kemudian mencontohkan bagaimana negara-negara Asia sempat mencanangkan silicon valley sebagai pusat pengembangan teknologi di negara mereka. Antara Indonesia, Malaysia, dan India sebagai contoh negara yang mencanangkan program ini, hanya India yang berhasil menerapkan program tersebut sehingga dari 10 silicon valley dunia, 6 berada di India, terangnya.

Dengan mengembangkan TI, terutama bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus, Sukarso berpendapat akan meningkatkan prestise mereka yang selama ini sering dipandang sebelah mata itu. Bekerjasama dengan IBM, perkenalan TI ini kemudian dilakukan dengan meluncurkan modul pembelajaran bagi anak-anak mulai dari bahasa hingga science menggunakan perangkat TI yang dimodifikasi.

Bagi anak TK hingga SD, IBM menyediakan perangkat yang disebut "kids smart learning program", seperti dijelaskan Suryo Suwigno, Presiden Direktur IBM Indonesia. Perangkat yang berisi pengajaran interaktif dan berbagai aktivitas pembelajaran mengguanakn teknologi terbaru. sehingga diharapkan dengan perangkat ini dapat menginaktakan semangat belajar anak. Peningkatan semangat belajar ini diklaim IBM memang terjadi, jelas Hartini Harris, Country Marketing Manager, IBM Indonesia. Menurutnya, setiap 6 bulan sekali setelah pengimplementasian produk, IBM kemudian mengadakan survey mengenai pengaruh produk terhadap anak, dan hasilnya ternyata menggembirakan, terangnya.

Sementara untuk anak SMP dan SMA, disediakan perangkat yang disebut sebagai TryScience. Perangkat ini menyediakan sejumlah permainan atraktif yang disertai pengetahuan seputar ilmu sains. IBM juga menyediakan Reading Companion, yaitu modul untuk belajar bahasa Inggris yang berbasis web, seperti dijelaskan Hartini.

Mereka yang tergolong sebagai anak penyandang kebutuhan khusus ini diantaranya adalah mereka yang memuliki kecacatan fisik, anak genius, anak dari wts, anak yang terkena narkoba, keterbelakangan mental. IBM sebegai penyedia perangkat tidak hanya mendorong orang lain agar memberikan kesempatan yang sama dan tak membedakan bagi para penyandang kebutuhan khusus ini, ujar Suryo. Namun di internal perusahaan sendiri, IBM menyatakannya dengan mempekerjakan beberapa pekerja dengan kebutuhan khusus ini serta memberikan pelatihan bagi para manajernya mengenai penanganan karyawan dengan kebutuhan khusus ini, tandas suryo.


Sumber : sda-indo.com
0 komentar more...

Internet "Goes to School" dari Telkom

by Rahmatia Fitri on Nov.22, 2009, under

Teknologi Informasi yang berkembang pesat hingga menjangkau wilayah paling timur Indonesia secara khusus di teluk Cenderawasih Serui papua,membuat masyarakat Serui pun merasa bangga karena sudah bisa mengakses internet dengan mudah dan biaya yang murah.
Dalam rangka Customer Education serta untuk mengejar ketinggalan khususnya dalam hal Teknologi Informasi, Kakancatel Serui beserta krunya melaksanakan kegiatan IG2S di beberapa SMU dan SMK di kota Serui dengan jadwal sebagai berikut: SMUN.1 tgl. 20 juni 2006, SMUN. 2 tgl. 21 juni 2006 dan SMK tgl.22 juni 2006. Untuk memulai kegiatan tersebut pada hari selasa 20 juni 2006 tepatnya jam 09.30 WIT bertempat di aula SMUN.1 Serui, yang sebelumnya sudah di persiapkan untuk pelaksanaan IG2S.
Dalam melaksanaan IG2S Bpk. Kepala sekolah SMUN.1 Serui tidak dapat hadir tetapi tidak mengurangi semangat para guru dan siswa/i untuk mengikuti jalannya IG2S yang di ikuti dari kelas X dan XI berbagai jurusan sebanyak 106 orang serta guru pembimbing sebanyak 4 orang.
Acara pun di mulai yang dipandu langsung oleh seorang guru senior dan sekalian membuka acara IG2S tersebut. Dalam sambutan pembukaan beliau menyampaikan bahwa " Kami bangga dan bersukur kalau hari ini kedatangan tamu kehormatan dari PT. Telkom Serui yang telah meluangkan waktu untuk menyampaikan berbagai informasi yaitu teknologi informasi di tempat kami.
Materi informatika akan di masukan dalam kurikulum khususnya kelas XII oleh karena itu apa yang di dapat pada saat IG2S ini akan membantu dalam proses belajar mengajar nanti. Setelah sambutan tim sosialisasi mulai beraksi dalam mensosialisasikan Produk Telkomnet Instan yang di presentasikan oleh Kakancatel dan Para Kasi. Paparan demi paparan yang di berikan pun mendapat tanggapan cukup baik dari para siswa/i, dengan ditandai banyaknya pertanyaan yang di lempar kan kepada Tim.
Kegiatan ini semakin menarik dengan adanya pertanyaan balik dari Tim yang dikemas dalam Kuis berhadiah. Dan hasilnya diluar dugaan karena hampir semua pertanyaan kuis disikat habis oleh peserta.
Kiranya hasil ini dapat menjadi tolok ukur bagi keberhasilan tim dalam kegiatan ini.
0 komentar more...

Permasalahan Internet Untuk Pendidikan

by Rahmatia Fitri on Nov.22, 2009, under

Penjabaran di atas tentunya membawa kita pada pertanyaan mengapa kita belum banyak menggunakan Internet untuk keperluan pendidikan di Indonesia. Ada beberapa alasan, dimana sebagian akan diungkapkan pada bagian-bagian di bawah ini.
Kurangnya penguasaan bahasa Inggris. Suka atau tidak suka, sebagian besar informasi di Internet tersedia dalam bahasa Inggris. Penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu keunggulan (advantage).
Kurangnya sumber informasi dalam bahasa Indonesia. Kita sadari bahwa tidak semua orang Indonesia akan belajar bahasa Inggris. Untuk itu sumber informasi dalam bahasa Indonesia harus tersedia. Saat ini belum banyak sumber informasi pendidikan yang tersedia dalam bahasa Indonesia. Konsep berbagi (sharring), misalnya dengan membuat materi-materi pendidikan di Internet, belum merasuk. Inisiatif langka seperti ini sudah ada namun masih kurang banyak. Contohnya:
• Untukmu Indonesia
http://untukmu.Indonesiaforum.org
Akses Internet masih mahal. Meskipun sudah tersedia, akses ke Internet masih mahal. Namun hal ini diharapkan akan menjadi lebih murah di masa yang akan datang. Diharapkan akselerasi penurunan harga menjadi fokus utama dari Pemerintah. Mekanisme lain adalah adanya subsidi dari pemerintah untuk institusi pendidikan.
Akses Internet masih susah diperoleh. Beberapa daerah di Indonesia masih belum memiliki jalur telepon yang dapat digunakan untuk mengakses Internet.
Guru belum siap. Guru di Indonesia masih belum siap untuk menggunakan Internet sebagai bagian dari pengajarannya. Padahal guru merupakan salah satu pengguna yang dapat memanfaatkan Internet sebaik-baiknya. Salah satu contohnya adalah mencari soal-soal latihan untuk kelasnya. Jika setiap guru di Indonesia membuat dua (2) soal dan menyimpannya di Internet, maka akan ada ribuan bahkan bisa jutaan soal yang dapat digunakan untuk latihan di kelas.
0 komentar more...

Manfaat Internet Dalam Dunia Pendidikan

by Rahmatia Fitri on Nov.22, 2009, under

Pemanfaatan Internet, dalam dunia pendidikan, dapat digunakan pihak siswa dan guru untuk dua hal:
Pertama, pemakaian internet untuk kepentingan administrasi dan manajemen pendidikan, di tiap sekolah, dan secara nasional. Manajemen data pendidikan bisa dilakukan secara berangkai, terhubung dalam satu sistem komunikasi dua arah, mulai dari kantor Departemen Pendidikan, dinas propinsi, kabupaten kota, sampai ke masing-masing sekolah, dan sebaliknya. Dengan begitu, administrasi pendidikan yang mencakup lalulintas informasi pendidikan bisa dilaksanakan dengan mudah, lancar, cepat, dan lebih murah.
Kedua, penggunaan internet untuk ( alat pembelajaran) dan atau sumber belajar. Negara kita termasuk yang tertinggal dalam Pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran. Bahkan, kita terbelakang dalam Pemanfaatan teknologi pembelajaran dengan pemakaian komputer non internet, sekalipun. Padahal, komputer telah cukup lama dan cukup banyak tersebar di sekolah, dan di tengah masyarakat. Di berbagai kota kecamatan, sudah sangat banyak ditemukan toko, (usaha) sewa komputer. Semua perangkat teknologinya sudah tersedia, namun kita lemah dalam penggunaannya.
Manfaat internet dalam pendidikan antara lain adalah sebagai berikut :
a. Manfaat internet bagi lembaga pendidikan.
Bagi lembaga pendidikan seperti Depdiknas, sekolah negeri, sekolah swasta, universitas, dan lembaga-lembaga lain yang berkaitan dengan pendidikan, manfaat penggunaan internet banyak, antara lain:
1) Memperkenalkan kepada orang-orang tentang lembaga dengan membuatkan web lembaganya di internet.
2) Untuk melakukan penerimaan pegawai baru, siswa baru, dan mahasiswa baru lembaga dapat melakukan dengan sistem online di internet, sehingga lebih efisien waktu dan biaya.
3) Untuk beberapa lembaga perguruan tinggi internet dimanfaatkan untuk legalisasi online.
4) Antara lembaga satu dengan lembaga lain pasti membutuhkan kerja sama maupun pembandingan, dengan internet hal-hal semacam itu dapat dilakukan dengan cepat dan mudah.

b. Manfaat internet bagi pendidik.
Untuk pendidik internet bermanfaat dalam berbagai hal, antara lain:
1) Internet bermanfaat untuk mencari bahan materi ajar yang akan diberikan kepada anak didik.
Di dalam internet terdapat banyak materi dan ilmu. Bahan materi ajar memang sudah diatur dalam kurikulum, namun pendidik mengembangkan materi ajar agar pengetahuan yang dimiliki anak didik semakin banyak dan wawasan semakin luas.
2) Akses ke sumber informasi.
Sebelum adanya Internet, masalah utama yang dihadapi oleh pendidikan (di seluruh dunia) adalah akses kepada sumber informasi. Perpustakaan yang konvensional merupakan sumber informasi yang sayangnya tidak murah. Buku-buku dan journal harus dibeli dengan harga mahal. Pengelolaan yang baik juga tidak mudah. Sehingga akibatnya banyak tempat di berbagai lokasi di dunia (termasuk di dunia Barat) yang tidak memiliki perpustakaan yang lengkap. Adanya Internet memungkinkan mengakses kepada sumber informasi yang mulai tersedia banyak. Dengan kata lain, masalah akses semestinya bukan menjadi masalah lagi.
3) Internet digunakan sebagai alat berdiskusi antar pendidik.
Sesama pendidik akan lebih baik bila berdiskusi dan saling mengkritisi. Pendidik dapat berdiskusi dan mengkritisi tentang materi ajar, kurikulum baru, cara mengajar, dan lain sebagainya. Dengan melakukan kegiatan diskusi dan saling mengkritik diharapkan agar dalam mengajar akan menjadi lebih baik dan bahan materi ajar semakin kaya. Jika tempat berjauhan berdiskusi antar pendidik tidak perlu bertatap muka secara langsung karena internet dapat menghubungkan mereka.
4) Internet digunakan sebagai alat berdiskusi dengan anak didik.
Sekarang ini banyak anak didik yang pintar dan cerdas, mereka dapat diajak untuk berdiskusi membahas masalah dan memecahkan masalah. Untuk ajang berdiskusi itu tidak perlu anak didik bertemu secara langsung dengan pendidik, namun dengan berbagai fitur yang disediakan oleh internet tanpa harus bertatap muka diskusi itu bisa terjadi bahkan bisa lebih menyenangkan dan menantang
5) Internet dimanfaatkan oleh pendidik agar anak didik mengumpulkan tugas melalui fitur email.
Dengan adanya internet inovasi baru tentang pengumpulan tugas juga muncul. Anak didik mengumpulkan tugas tanpa harus menemui pendidik yaitu dengan fitur email. Sehingga waktu, tenaga, dan materi dapat ditekan karena dengan internet tempat yang jauh bisa terasa begitu dekat.
c. Manfaat internet bagi anak didik.
Sekarang ini anak didik tidak dapat dipisahkan dengan internet. Pendidikan dasar, pendidikan menengah, sampai mahasiswa saat ini sudah mengenal internet sehingga, banyak sekali manfaat yang diberikan oleh internet, antara lain:
1) Pendidikan Dasar dan Menengah, internet digunakan mempengaruhi peningkatan motivasi, menguatkan pengajaran, meningkatkan lingkungan psikologi.
2) Penggunanan internet dimaksudkan untuk merangsang dan memotivasi mahasiswa dalam mengembangkan intelektualnya sehingga dapat mengembangkan penelitian dan pengembangan ilmu baik teoretis maupun terapan.
3) Tukar menukar informasi atau tanya jawab dengan pakar dapat dilakukan melalui Internet.
4) Tanpa adanya Internet banyak tugas akhir dan tesis yang mungkin membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk diselesaikan.
5) Hasil-hasil penelitian di perguruan tinggi dan lembaga penelitian dapat digunakan bersama-sama sehingga mempercepat proses pengembangan ilmu dan teknologi.
6) Hasil-hasil penelitian di perguruan tinggi dan lembaga penelitian dapat digunakan bersama-sama sehingga mempercepat proses pengembangan ilmu dan teknologi.
7) Kerjasama antar pakar dan juga dengan mahasiswa yang letaknya berjauhan secara fisik dapat dilakukan dengan lebih mudah.
Dahulu, seseorang harus berkelana atau berjalan jauh untuk menemui seorang pakar untuk mendiskusikan sebuah masalah. Saat ini hal ini dapat dilakukan dari rumah dengan mengirimkan email. Makalah dan penelitian dapat dilakukan dengan saling tukar menukar data melalui Internet, via email, ataupun dengan menggunakan mekanisme file sharring. Apabila seorang mahasiswa di Sumatera dapat berdiskusi masalah pertanian dengan seorang pakar di universitas terkemuka di pulau Jawa. Mahasiswa di manapun di Indonesia dapat mengakses pakar atau dosen yang terbaik di Indonesia bahkan di dunia. Batasan geografis bukan menjadi masalah lagi.
0 komentar more...

Kondisi PPPPTK Matematika dalam Pemanfaatan Komputer dan Internet untuk Pendidikan

by Rahmatia Fitri on Nov.22, 2009, under

PPPPTK Matematika telah mempunyai koneksi jaringan internet, namun pemanfaatannya masih terbatas pada searching maupun browsing, sedangkan pemanfaatan sebagai distance learning masih belum optimal, untuk e-learning maupun konsultasi (bimbingan belajar) belum dimanfaatkan secara maksimal. Sebagian Widyaiswara belum memfaatkan internet untuk mengekplorasi karya ilmiah maupun info ke-matematika-an yang trend saat ini yang dapat dimanfaatkan langsung sebagai sarana interaktif antara WI itu sendiri dengan alumni maupun masyarakat yang peduli dengan pendidikan terutama matematika maupun sumber belajar lainnya.
Sebetulnya, Pemanfaatan internet untuk pendidikan, mirip dengan pengenalan ‘produk dagang baru’. Diperlukan pula suatu tahap pengenalan, internet, kepada para fungsional/Widyaiswara, pejabat structural, maupun pegawai di lingkungan P4TK Matematika. Ini penting, agar jangan timbul persepsi yang salah. Persepsi yang salah terhadap pemakaian komputer dan internet, dalam dunia pendidikan akan berdampak kepada ‘sikap menolak’.
Sosialisasi komputer dan internet yang benar dan efektif tentu hanya akan dapat dilakukan oleh orang yang ‘akrab’ dengan teknologi itu.
Begitu pula halnya dengan usaha memperkenalkan Pemanfaatan internet atau komputer untuk pembelajaran bagi guru; hanya para Widyaiswaralah, yang mengerti cara manfaat internet dan komputer, yang langsung berinteraksi dengan guru yang akan bisa mengembangkan pemakaian komputer dan internet itu kepada siswanya di sekolah dan pusat-pusat belajar. Para guru yang berada diujung tombak atau lini depan pembelajaran untuk pendidikan kita mestilah diarahkan dan digerakkan oleh para pejabat agar bisa dan mau berubah kearah penggunaan internet itu untuk membelajarkan siswanya.
0 komentar more...

Usaha Pemakaian Internet Untuk Kemajuan Pendidikan di Indonesia

by Rahmatia Fitri on Nov.22, 2009, under

Mulanya dalam bentuk LAN (local area network); ketika sistem itu diperkenalkan di beberapa sekolah kejuruan di berbagai kabupaten dan kota. Kemudian, dikembangkan menjadi WAN (wider area network), yang memungkinkan antar sekolah dan kantor dinas saling terhubung, dengan saluran radio sebagai media. Kini telah ada ICT dengan hubungan ke internet melalui protocoler ICT Depdiknas Jakarta atau lebih dikenal dengan JARDIKNAS. Sistem ini telah memungkinkan semakin banyak sekolah dan kantor pendidikan di seluruh Indonesia terhubung dengan internet.
Usaha sosialisasi Pemanfaatan internet untuk pendidikan maupun untuk berbagai kegiatan pemerintahan, cukup gencar, kita saksikan di layar televisi. Ada sidang pengadilan (mendengar kesaksian) jarak jauh, bahkan ada konferensi asosiasi mendiknas 11 negara se-Asean di Bali, yang diresmikan Presiden Susilo. Sidang itu, malah, diikuti pula oleh tujuh anggota asosiasi, dari negara maju lain-nya. Tema konferensi ini adalah “Pemanfaatan Komunikasi Informasi dan Teknologi untuk meningkatkan kualitas dan nilai-nilai pendidikan”.
Secara makro, Indonesia sudah melakukan sosialisasi pemakaian komputer dan internet secara memadai. Yang diperlukan sekarang, menurut saya, adalah sosialisai yang langsung menyentuh para staf dinas pendidikan di propinsi, kabupaten dan kota serta semua guru mata pelajaran. Dengan begitu pemakaian internet dikalangan pendidik dan siswa akan bisa berkembang.
0 komentar more...

Internet Untuk Pendidikan

by Rahmatia Fitri on Nov.22, 2009, under

Pada masa sekarang perkembangan internet terhadap IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) sudah berkembang pesat. Seperti computer, pada masa lalu computer digunakan untuk alat menghitung saja. Tapi sekarang sudah disempurnakan menjadi alat yang canggih atau modern yang bisa mengakses seluruh global. Computer pada masa lalu alatnya hanya sederhana, tapi sekarang banyak ditambah dengan alat-alat yang canggih seperti memori pada masa lalu hanya 6Mb tapi sekarang bisa mencapai 512Mb, pada masa lalu tidak ada VGA tapi sekarang sudah ada bahkan ada yang mencapai 128 VGA, dan banyak alat yang lainnya. Kesemua itu merupakan perkembangan zaman dimana antar negara saling bersaing untuk menjadi negara yang terkenal. Dan juga karena SDA (Sumber Daya Manusia) yang meningkat terus menerus.
Lalu untuk mengakses dunia maya (internet) diperlukan alat untuk menyambungkannya yaitu Modem. Banyak sekali modem yang dijual, semakin mahal modem tersebut maka semakin cepat untuk mengakses internet. Tapi jika semakin murah modem tersebut maka semakin lambat untuk mengakses internet. Internet banyak sekali kegunaannya, seperti ingin mencari berita yang masih hangat maka tinggal hanya mengakses internet saja dengan ada situs-situs tertentu. Bukan hanya itu saja internet juga bisa mencari teman untuk mengobrol yang sering disebut orang bermain chatting, dan banyak lainnya yang tidak bisa diucapkan dengan kata-kata. Hanya dengan melihat sendiri maka orang tersebut bisa mengerti. Dalam IPTEK internet menjadi kebutuhan sehari-harinya. Karena melalui internet maka orang bisa mengetahui ilmu pengetahuan yang kita tidak ketahui menjadi tahu. Tapi dalam mengakses internet bukanlah gratis melainkan bayar dan bayarannya itu bukanlah mudah bahkan ada yang berjuta-juta hanya untuk mengakses internet saja. Tapi internet digunakan orang untuk keperluan yang sangat penting saja dan untuk menghilangkan stress.
Kemudian manfaat yang lainnya internet bagi IPTEK, yaitu mempelajari teknologi-teknologi yang berkembang saat ini. Dan juga bisa membantu dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah yang tugasnya membuat laporan-laporan lainnya. Seperti laporan makalah ekonomi, biologi, kimia, fisika, dan lain-lain. Kalau kita hanya berpatokan dengan buku saja maka kita akan mengalami kerepotan dalam mencarinya. Bukan hanya makalah, laporan penelitian juga bisa seperti jurnal yang hanya bisa didapatkan di internet atau juga bisa melalui perpustakaan. Tapi hanya perpustakaan tertentu saja yang menyajikan jurnal tersebut. Biasanya hanya terdapat di pepustakaan universitas. Makanya orang berpikir, mengapa mereka dibuat susah oleh pekerjaan mereka maka dibuatlah internet. Tapi hanya orang tertentu saja yang memasang internet. Seperti yang dijelaskan diatas internet bukanlah gratis melainkan bayar untuk mengaksesnya. Tapi di tiap sekolah di Indonesia khususnya sekolah negeri, pemerintah sudah memasang computer di tiap sekolah plus internet. Agar siswa dan siswi Indonesia tidak menjadi bodoh dalam menggunakan computer dan internetnya.
Internet merupakan sarana pendidikan untuk menambah wawasan. IPTEK di Indonesia cukup bagus. Dimana pendidiknya prepesional dan berpengalaman. Kesemua itu dilakukan agar Indonesia tidak lagi menjadi negara terbelakang dalam hal pendidikan. Faktor yang menghambat pendidikan di Indonesia adalah kurangnya modal untuk mendirikan dan menyekolahkan orang-orang yang kurang mampu. Tapi pemerintah sudah berusaha sebaik mungkin dengan mengadakan beasiswa bagi siswa dan siswi yang berprestasi. Kesemua itu dilakukan agar memacu semangat belajar bagi siswa dan siswi.
Kembali ke internet, internet bisa mendounloud data-data yang kita perlukan untuk sehari-hari. Kemudian internet bisa mencari-cari data-data yang kita tidak ketahui menjadi tahu. Dengan mencarinya di google. Hidup manusia dimanjakan oleh mesin karena serba bisa. Internet menjadi sangat diperlukan jika kita ada suatu pekerjaan yang tidak bisa kita selesaikan dengan mencarinya di buku.
Sekarang kita tahu manfaat internet dalam perkembangan IPTEK, mencari semua ilmu yang kita tidak ketahui menjadi tahu. IPTEK tidak bisa berkembang jika tidak ada internet. Oh iya, contoh negara yang sudah dipasang pengaman agar data atau informasi tentang negaranya tidak bisa diketahui negara lain maupun negara tetangganya, yaitu Negara Amerika Serikat. Yang bekerja sama dengan PBB agar data pentingnya tidak dibaca oleh orang lain yang sering disebut orang Pentagon. Yang katanya passwordnya ada 12 kata dan setiap hari passwordnya diganti. Itu hanya isu, tidak tahu apa sebernanya. Tapi walaupun begitu, Pentagon pernah kebobolan oleh Hacker yang berasal dari Italy. Kemudian Hacker tersebut dicari dan dapat dan lalu hecker itu ditembak mati. Baik kita kembali ke IPTEK, IPTEK sebenarnya sangat berguna untuk perkembangan pendidikan. IPTEK biasanya berhubungan dengan konsevasi-konsevasi pendidikan dan juga memerlukan internet untuk mencarinya. Tidak hanya di computer internet juga sudah ada di Hp. Tapi tidak secanggih computer, internet di Hp masih bersifat standar. Hanya situs-situs tertentu saja yang bisa dibuka. Dalam perkembangannya IPTEK di Indonesia sepeti di atas mengalami kemajuan dengan bertambahnya fasilitas-fasilitas belajar. Semoga pendidikan di Indonesia setara dengan negara-negara Eropa bahkan kalau bisa melebihinya. Karena selama ini, pendidikan di Indonesia di bawah rata-rata standar. Dan juga agar menjadi negara yang maju seperti negara Amerika Serikat.
0 komentar more...

Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!